Halo,

selamat datang di catatan Endri

Kambuh

Minggu lalu di ruang tunggu klinik psikiater. Pasien depresi: “pa, baru kesini?” Saya: “udah dua bulan.” P: “oh kalau saya mah udah 5 tahun, sekarang cuma mau minta obat saja. Udah rutin.” Saya bingung bagaimana membalas apa yang diucapkan pasien depresi tersebut. Dalam hati saya terbayang bagaimana hidupnya selama 5 tahun melawan depresi. Di saat […]

Mencegah bunuh diri

Ancaman utama dari depresi adalah bunuh diri. Tiap satu menit ada dua orang yang mati karena bunuh diri. Percobaan bunuh diri terjadi hampir setiap detik. Saya masih setengah tidak percaya saat ini masih hidup. Saya dua kali terselamatkan. Bukan urung melakukan bunuh diri, tapi terselamatkan. Pada percobaan pertama saya sempat mengirim pesan perpisahan kepada teman […]

Hari-hari seorang penderita depresi: tidur dan bangun

Ngejalanin hari demi hari saat menderita depresi itu sangat membosankan. Tulisan ini juga saya buat saat hari saya sangat membosankan sehingga berusaha mencari kegiatan. Jadinya saya menulis saja hari-hari seorang penderita depresi. Saya sebenarnya masih punya hutang tulisan cara-cara membantu penderita depresi. Tapi tulisannya masih setengah jadi dan sekarang lagi mau nulis tentang kebosanan ini […]

Bandung-Malmö: Transportasi umum

Jikalau saya bertemu dengan Ridwan Kamil saya ingin bertanya kepada beliau apa yang sedang dan akan dilakukan untuk memperbaiki sistem transportasi kota Bandung? Apa yang ditargetkan tercapai hingga masa akhir jabatan? Kenapa dua pertanyaan itu? Karena saya merasa transportasi umum terlupakan oleh walikota yang gemar mempercantik Bandung dari segi eksteriornya. Taman-taman, MKAA, kursi-kursi, dan lain-lain […]

Cerita kami tentang depresi

Saya membutuhkan waktu dua minggu untuk akhirnya mem-publish blog pertama saya tentang depresi. Berulang kali saya login, baca kembali tulisan saya, lalu berpikir kembali. Buat apa saya membagi cerita depresi saya? Buat apa saya menyebarkan aib saya sendiri? Bagaimana kalau kemudian orang-orang takut dengan saya, lalu menjauhi saya? Saya yang sudah tidak punya teman ini […]