Halo,

selamat datang di catatan Endri

Reverse Culture Shock

Empat bulan semenjak pulang dari Swedia saya masih mengalami reverse culture shock, atau disebut juga own culture shock. Saya harus menyesuaikan kembali dengan kebudayaan lokal Indonesia. Ternyata jauh lebih sulit, terutama setelah terbiasa dengan kebudayaan di Swedia yang serba teratur. Saya sekarang berasa turis asing di negara sendiri. Kendala paling utama adalah transportasi. Saat di […]

Film Inside out dan depresi

Depresi membuat saya merasa tidak nyaman berada di kerumunan orang. Itu salah satu alasan saya dahulu mengunci diri di kamar dan hanya keluar rumah jika ada teman yang butuh bantuan saja. Saat diajak menonton Inside Out oleh teman saya iyakan saja walau dalam hati saya tidak akan datang dan alasannya pun sudah terpikirkan saat itu […]

Dasar genetik dan molekuler depresi

Kali ini saya mau menulis sesuatu yang ilmiah. Bukan tentang pengalaman saya menderita dan melawan depresi. Setiap hari saya membaca jurnal tentang depresi. Semakin saya membaca, saya semakin merasa tercerahkan tentang depresi. Kesehatan mental saat ini bukanlah tentang Freud belaka, tetapi sudah dianalisis hingga level molekuler. Saraf kita berkomunikasi satu sama lain melalui sinapse. Sinapse […]

Kambuh

Minggu lalu di ruang tunggu klinik psikiater. Pasien depresi: “pa, baru kesini?” Saya: “udah dua bulan.” P: “oh kalau saya mah udah 5 tahun, sekarang cuma mau minta obat saja. Udah rutin.” Saya bingung bagaimana membalas apa yang diucapkan pasien depresi tersebut. Dalam hati saya terbayang bagaimana hidupnya selama 5 tahun melawan depresi. Di saat […]

Mencegah bunuh diri

Ancaman utama dari depresi adalah bunuh diri. Tiap satu menit ada dua orang yang mati karena bunuh diri. Percobaan bunuh diri terjadi hampir setiap detik. Saya masih setengah tidak percaya saat ini masih hidup. Saya dua kali terselamatkan. Bukan urung melakukan bunuh diri, tapi terselamatkan. Pada percobaan pertama saya sempat mengirim pesan perpisahan kepada teman […]