Halo,

selamat datang di catatan Endri

Persamaan lari dan depresi

Saya mulai berlari sejak dua bulan yang lalu sebagai bagian dari terapi untuk depresi. Depresi membuat saya kehilangan tujuan, bahkan untuk sekedar hidup pun. Dengan berlari, saya mulai menata hidup saya kembali, dalam skala kecil. Setidaknya tiga kali dalam seminggu saya punya tujuan untuk bangun tidur dan keluar rumah kemudian melakukan aktifitas beberapa puluh menit. […]

Menolong penderita depresi

Baiklah, satu hal yang saya janjikan sejak lama. Bagaimana menolong orang yang menderita depresi? Bagian pertama mengenai mencegah bunuh diri telah saya tulis sebelumnya Mencegah bunuh diri. Saya paham, seringkali susah untuk menemukan kata-kata yang tepat untuk disampaikan kepada penderita depresi. Khawatir malah jadi marah atau menyakiti. Sulit untuk mau bertanya apa, atau bagaimana caranya […]

Blog depresi yang saya baca

Selain artikel ilmiah tentang depresi, saya juga mulai sering membaca blog-blog tentang depresi dan kesehatan jiwa. Sayangnya tidak ada satupun yang berbahasa Indonesia. Semua artikel tentang depresi isinya sangat umum dan bukan ditulis oleh orang yang mengerti atau pernah menderita depresi sehingga seringkali isinya salah kaprah. Depression marathon http://depressionmarathon.blogspot.co.id/ Ditulis oleh seseorang yang telah menderita […]

Reverse Culture Shock

Empat bulan semenjak pulang dari Swedia saya masih mengalami reverse culture shock, atau disebut juga own culture shock. Saya harus menyesuaikan kembali dengan kebudayaan lokal Indonesia. Ternyata jauh lebih sulit, terutama setelah terbiasa dengan kebudayaan di Swedia yang serba teratur. Saya sekarang berasa turis asing di negara sendiri. Kendala paling utama adalah transportasi. Saat di […]

Film Inside out dan depresi

Depresi membuat saya merasa tidak nyaman berada di kerumunan orang. Itu salah satu alasan saya dahulu mengunci diri di kamar dan hanya keluar rumah jika ada teman yang butuh bantuan saja. Saat diajak menonton Inside Out oleh teman saya iyakan saja walau dalam hati saya tidak akan datang dan alasannya pun sudah terpikirkan saat itu […]