Back to blog

Sepeda untuk new normal

29 May 2020 - Posted in kesehatan Posted by:

Bersiap untuk “the new normal”? Beli sepeda sekarang. Pembatasan jumlah penumpang untuk bus dan kereta sejauh ini selalu dilanggar. Tentu tidak bisa tidak, karena jumlah penumpang yang banyak (meskipun PSBB) dan armada yang dikurangi. Kalau batas jumlah penumpang diikuti, penumpukan terjadi di halte dan stasiun, menimbulkan kerumunan massa tanpa memungkinkan jaga jarak. Kehadiran TNI tidak akan berpengaruh banyak. Kita masih dalam masa PSBB, jumlah pengguna transportasi umum tentu akan sangat meningkat saat PSBB dilonggarkan.

Banyak orang akan beralih dengan mengendarai kendaraan pribadi, mobil dan motor. Taxi dan taxi berbasis aplikasi akan laku. Apakah ojol akan diperbolehkan lagi? Sayangnya taxi dan ojol memiliki risiko tinggi untuk terjadinya penularan penyakit karena selain tidak mungkin menjaga jarak, seberapa sering kendaraan bisa dibersihkan?

Saat ini penjualan sepeda dimana-mana sedang naik atau sangat naik. Jalanan di kota-kota dunia mulai ramai dengan pesepeda. Bukan hanya di negara maju, tetapi juga negara berkembang. Sekilas, pengguna sepeda juga terlihat makin banyak di Jakarta walau sebagian besar hanya digunakan pagi dan sore hari sebagai alat untuk olahraga karena bosan di dalam rumah. alau pengguna kendaraan pribadi dan taxi/ojol meningkat maka jalanan akan semakin padat sehingga macet akan semakin parah juga.

Saat PSBB dilonggarkan nanti, sepeda bisa menjadi alternatif untuk transportasi bekerja sehari-hari. Mereka yang jarak tempuh ke kantor dibawah 10 km tidak akan kesulitan beralih ke sepeda. Lebih dari 10 km mungkin hanya bagi yang sangat berminat saja. Lalu apa saja yang harus disiapkan dan berapa harganya?parkiran

1. Sepeda
Untuk komuter, lebih enak menggunakan sepeda lipat. Ada banyak pilihan ukuran mulai dari 16 inch hingga 20 inch. Semakin besar semakin nyaman, tetapi berat sepeda juga semakin tinggi dan semakin memakan tempat. Berat sepeda bervariasi. Sepeda murah seharga 1-2 jutaan biasanya berbahan besi (hi-ten steel) sehingga beratnya bisa lebih dari 16 kg. Tidak ideal kalau akan sering diangkut-angkut, misalnya naik tangga. Sementara itu sepeda lipat berbahan alumunium (alloy) dan chromoly memiliki berat sekitar 9-12 kg dan harganya mulai dari 3 juta. Tidak usah yang mahal seperti brompton karena rawan pencurian. Sebisa mungkin beli sepeda yang memiliki beberapa kecepatan agar tetap ringan saat menanjak.

Saya pribadi menggunakan sepeda mini 14 inch dengan berat 7 kg. Sangat ringan dan mudah dibawa naik-turun tangga.

Waktu tempuh untuk perjalanan 5 km adalah sekitar 15-20 menit. Kecepatan saat gowes memang tidak cepat, hanya 15-20 kpj. Tidak perlu ngebut, toh akan terhadang macet dan lampu merah juga. Saya tidak menemukan perbedaa waktu yang besar jika saya ngebut, untuk perjalanan 5 km. Sebagai perbandingan, naik bus memakan waktu 30-45 menit saat sepi hingga 60 menit atau lebih saat macet. Kenapa naik bus lebih lama? Karena perlu jalan kaki menuju dan dari halte, antri di halte, dan menunggu bus datang.

Kalau mau bike to work lebih dari 10 km, enaknya menggunakan sepeda lebih besar seperti minivelo (24-26 inch) atau bahkan sepeda balap. Dipacu hingga 25-30 kpj masih tetap nyaman. Atau beli sepeda listrik (e-bike) sekalian. Lebih ringan untuk dipacu karena dibantu motor listrik. Sebagian orang ada yang menggunakan MTB (sepeda gunung). Bagi saya sepeda gunung kurang nyaman karena berat dan ban nya kurang botak jadi semakin menambah berat saat digowes. MTB memang relatif lebih murah sih.

Beberapa pilihan merek dan tipe:
– element pikes/ecosmo
– united trifold
– pacific 2980/veloce/noris
– foldx
– camp hazy

2. Helm
Hukumnya wajib sebagai alat pelindung. Harganya mulai dari 150 ribu yang murah dan 300 ribu yang menengah. Kualitasnya sama. Yang membedakan hanya dua. Kelembutan tali dan beratnya. Yang murah sedikit lebih berat tentunya.

3. Pompa sepeda
Ban sepeda akan kempes secara perlahan. Makin jarang dipakai maka makin cepat kempes pula. Bisa saja sih bayar di bengkel sepeda atau warung tambah angin motor/mobil pinggir jalan. Toh hanya perlu dipompa sekitar 2 minggu sekali. Kalau mau beli, sebaiknya beli yang ada indikator tekanan. Harganya sekitar 100-150 ribu. Setiap ban puna spesifikasi tekanan maksimal yang bisa diisi. Misalnya sepeda lipat kecil saya maksimal 85 psi, lebih dari itu berpotensi pecah ban. Biasanya saya isi 80 psi untuk ban belakang dan 70 psi untuk ban depan. Ban belakang memang biasanya diisi lebih tinggi karena beban nya lebih tinggi. Makin tinggi maka makin ringan digowes, tapi makin tidak nyaman karena keras. Kalau terlalu rendah, jadi lebih berat saat digowes dan ban berpotensi kempes. Jadi, pilih tekanan yang sesuai ya, dan sesuaikan juga dengan berat badan dan barang bawaan.

4. Lampu belakang dan depan
Wajib punya kalau digunakan saat kondisi masih gelap atau dalam kondisi hujan. Sebaiknya pilih lampu yang bisa dicharge menggunakan kabel microusb. Lampu depan sepeda saya juga bisa digunakan sebagai klakson, jadi saya tidak perlu bel. Harganya mulai dari 50 ribu untuk masing-masing lampu.

5. Bel
Sebagai pengganti klakson dan untuk menyapa pesepeda lain saat di jalan. Harganya mulai dari 30 ribu.

6. Degreaser
Sepeda baiknya dicuci secara berkala terutama rantai dan giginya. Setelah digunakan beberapa waktu, rantai akan menjadi hitam karena dipenuhi debu dan kotoran. Membersihkannya akan susah kalau tanpa cairan degreaser. Cukup lumuri rantai dengan cairan degreaser selama 1-2 menit sebelum disikat dan kemudian dibilas dengan air. Maka rantai akan bersih kembali. Harganya sekitar 30 ribu untuk 500 cc. Banyak sekali merek yang tersedia, termasuk degreaser yang biasa digunakan untuk rantai motor dan mesin mobil.

7. Pelumas rantai
Rantai perlu dilumasi agar awet dan tidak menimbulkan suara berisik. Rantai yang dilumasi juga membuat sepeda lebih ringan untuk digowes karena berkurangnya gesekan. Ada dua jenis pelumas yaitu pelumas kering (dry lube) dan pelumas basah (wet lube). Pelumas dry lube digunakan saat musim panas. Daya pelumasannya lebih pendek dibanding pelumas basah sehingga rantai perlu dilumasi ulang setiap 1-2 minggu, tergantung pemakaian. Kalau kehujanan, maka pelumas akan hilang tersapu air sehingga rantai perlu segera dilumasi ulang. Pelumas kering ini menolak kotoran dan debu sehingga rantai tetap bersih. Sementara itu pelumas basah digunakan saat musim hujan karena lebih awet kalaupun terkena air hujan. Kekurangan pelumas basah adalah membuat rantai cepat kotor karena menarik debu dan kotoran. Harganya sekitar 60 ribu untuk 60 ml. Merek yang umum seperti finish line, muc-off, dan zefal.

8. Sarung tangan
Enak dipakai karena membuat pegangan setang tidak licin. Sarung tangan sepeda biasanya ada busa atau gel pada bagian telapaknya untuk mengurangi efek getaran saat melewati jalan yang tidak rata sehingga lengan tidak terlalu cepat lelah. Harganya mulai dari 50 ribu.

9. Kunci atau gembok sepeda
Digunakan untuk mengunci sepeda ke tempat parkir atau tiang. Pilih yang agak bagus kalau kurang yakin dengan keamanan tempat parkir. Harganya mulai dari 100 ribu.

10. Masker
Penggunaan masker akan mengurangi aliran udara sehingga bersepeda menjadi lebih berat dari biasanya. Gunakan masker kalau tidak bisa menjaga jarak aman saat bersepeda. Jaga intensitas bersepeda di level yang masih bisa bernafas dengan nyaman agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

 

Ada asesoris lainnya tetapi tidak wajib seperti bike tools (obeng, kunci-L, dll), bottle cage (sebagian sepeda sudah ada), sikat rantai, ban dalam cadangan, pompa portabel, bike stand, velco strap untuk mengikat celana panjang, topi sepeda, kacamata gelap, dan lain-lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *